Media Massa sebagai sarana informasi dan pendidikan memiliki peran penting dan strategis. Wartawanlah yang menjadi motor penggerak kemajuan bangsa. Demikian disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dalam ceramahnya didepan 240 para awak media cetak dan elektronik, yang bertajuk “Memahami Ancaman, Menyadari Jati Diri Sebagai Modal Membangun Menuju Indonesia Emas” dalam rangka meningkatkan Wawasan Kebangsaan pada acara Sail of Journalist, di atas KRI Makassar-590, Surabaya, Jum’at (5/2/2016).
BERITA TERBARU
Panglima TNI : Wartawan Menjadi Motor Penggerak Bangsa
Ditulis Oleh Lintas Prajurit pada Minggu, 07 Februari 2016 | 13.30.00
Prajurit TNI Temukan Ganja Kering di Kampung Bompay Papua
Ditulis Oleh Lintas Prajurit pada Sabtu, 06 Februari 2016 | 12.30.00
(Lintas Prajurit. Jumat, 5 Februari 2016). Prajurit TNI yang sedang bertugas dalam satuan tugas Batalyon Infanteri 406/CK dibawah jajaran Komando Pelaksana Operasi (Kolakops) Korem 172/PWY dipimpin oleh Komandan Pos Lettu Inf Karno berhasil mendapatkan ganja kering seberat 1,2 Kg yang dijemur di wilayah kampung Bompay, Papua, Kamis (4/2/2016).
Menurut Komandan Pos (Danpos) Bompay Satgas Yonif 406/CK Lettu Inf Karno, penemuan ganja kering tersebut berkat informasi dari masyarakat setempat yang melihat adanya ganja kering sedang dijemur di pinggir sungai hutan Bompay, berjarak kurang lebih 3 Km dari Pos Bompay.
Menurut Komandan Pos (Danpos) Bompay Satgas Yonif 406/CK Lettu Inf Karno, penemuan ganja kering tersebut berkat informasi dari masyarakat setempat yang melihat adanya ganja kering sedang dijemur di pinggir sungai hutan Bompay, berjarak kurang lebih 3 Km dari Pos Bompay.
TNI Kirim KRI dr. Soeharso Untuk Misi Kemanusiaan di Pulau Terluar Indonesia
(Puspen TNI. Jum’at, 5 Februari 2016). Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengirimkan KRI dr. Soeharso untuk Misi Kemanusiaan Pelayanan Kesehatan di Pulau-Pulau Terluar wilayah Indonesia, yaitu Pulau Kisar, Wetar, Liran, Moa, Lakor dan Leti.
Misi Kemanusiaan dalam Pelayanan Kesehatan tersebut akan berlangsung mulai tanggal 6 s.d 15 Februari 2015. Hal ini sebagai tindak lanjut perintah Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo beberapa waktu lalu, usai melakukan kunjungan ke beberapa Pulau Terluar di wilayah Indonesia bagian Timur.
KRI dr. Soeharso dengan nomor lambung 990 sebelumnya bernama KRI Tanjung Dalpele 972, adalah kapal jenis Bantu Rumah Sakit (BRS). Awalnya kapal ini berfungsi sebagai Bantu Angkut Personel (BAP) bernama KRI Tanjung Dalpele (972), karena perubahan fungsi maka pada tanggal 17 September 2008 di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, dikukuhkan oleh Kasal Laksamana TNI Slamet Soebijanto, saat itu.
Misi Kemanusiaan dalam Pelayanan Kesehatan tersebut akan berlangsung mulai tanggal 6 s.d 15 Februari 2015. Hal ini sebagai tindak lanjut perintah Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo beberapa waktu lalu, usai melakukan kunjungan ke beberapa Pulau Terluar di wilayah Indonesia bagian Timur.
KRI dr. Soeharso dengan nomor lambung 990 sebelumnya bernama KRI Tanjung Dalpele 972, adalah kapal jenis Bantu Rumah Sakit (BRS). Awalnya kapal ini berfungsi sebagai Bantu Angkut Personel (BAP) bernama KRI Tanjung Dalpele (972), karena perubahan fungsi maka pada tanggal 17 September 2008 di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, dikukuhkan oleh Kasal Laksamana TNI Slamet Soebijanto, saat itu.
Persit Koorcab Divif-1 PG Kostrad Gelar Olah Raga Bersama
Satgas Pamtas RI-RDTL Yonarmed-11 Kostrad Mengajar PAUD di Perbatasan
Kostrad(5/2). KEFAMENANU-Apa yang dilakukan oleh prajurit satgas Pamtas RI-RDTL Yonarmed-11 Kostrad patut diacungi jempol. Pasalnya selain menjaga garis batas negara, mereka juga ikut memperhatikan pendidikan anak di Desa Nino, Kecamatan Bikomi Nilulat, Timor Tengah Utara, NTT.
Dimana disela-sela waktu senggangnya, beberapa parjurit satgas Pamtas RI-RDTL Yonarmed-11 Kostrad rela menjadi guru PAUD Guntur Geni ceria yang juga mereka dirikan.
Komandan Kompi 1 Satgas Pamtas RI-RDTL Kapten Arm Hendriyana mengatakan, awal pendirian PAUD bermula ketika melihat kondisi anak-anak di perbatasan yang tidak mendapatkan pendidikan layak.
Dimana disela-sela waktu senggangnya, beberapa parjurit satgas Pamtas RI-RDTL Yonarmed-11 Kostrad rela menjadi guru PAUD Guntur Geni ceria yang juga mereka dirikan.
Komandan Kompi 1 Satgas Pamtas RI-RDTL Kapten Arm Hendriyana mengatakan, awal pendirian PAUD bermula ketika melihat kondisi anak-anak di perbatasan yang tidak mendapatkan pendidikan layak.
Prajurit TNI Satgas Indobatt temukan Suspicious Box di Blue Line
(Lebanon. Jum’at, 5 Februari 2016). Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Indobatt (Indonesia Battalion) Kontingen Garuda XXIII-J/Unifil (United Nations Interim In Lebanon) yang tengah melaksanakan misi sebagai Peacekeeper di Lebanon, dibawah pimpinan Letkol Inf Dwi Sasongko, S.E. selaku Dansatgas, beberapa waktu lalu menemukan Suspicious Box atau benda yang mencurigakan disekitar Blue Line.
Penemuan benda yang mencurigakan tersebut, bermula ketika Tim Patroli Kompi A Satgas Indobatt dibawah pimpinan Serka Sholeh selaku Dantim sedang melaksanakan patroli rutin, sekitar pukul 03.15 LT, menemukan Suspicious Box di sekitar pembatas antara dua negara (Blue Line) yaitu Lebanon dan Israel. Kemudian, Dantim Patroli melaporkan kepada Komandan Kompi A Lettu Inf Dicky Sakti, dan diteruskan ke Dansatgas Indobatt Letkol Inf Dwi Sasongko, S.E.. Markas Kompi A yang berada di UN Pos 9-63 sendiri berseberangan langsung dengan Markas Tentara Israel.
Penemuan benda yang mencurigakan tersebut, bermula ketika Tim Patroli Kompi A Satgas Indobatt dibawah pimpinan Serka Sholeh selaku Dantim sedang melaksanakan patroli rutin, sekitar pukul 03.15 LT, menemukan Suspicious Box di sekitar pembatas antara dua negara (Blue Line) yaitu Lebanon dan Israel. Kemudian, Dantim Patroli melaporkan kepada Komandan Kompi A Lettu Inf Dicky Sakti, dan diteruskan ke Dansatgas Indobatt Letkol Inf Dwi Sasongko, S.E.. Markas Kompi A yang berada di UN Pos 9-63 sendiri berseberangan langsung dengan Markas Tentara Israel.
Kepala Staf Umum TNI Buka Rakornis Penerangan TNI Tahun 2016
Ditulis Oleh Lintas Prajurit pada Kamis, 04 Februari 2016 | 04.00.00
(Lintas Prajurit). Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan M.P.A., M.B.A secara resmi membuka Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Penerangan TNI tahun 2016, dengan tema “Dilandasi Loyalitas, Moralitas Dan Integritas Siap Mewujudkan TNI Yang Kuat, Hebat, Profesional Dan Dicintai Rakyat Melalui Sinergitas Dan Soliditas Satuan Penerangan TNI” yang diikuti oleh 169 personel jajaran Penerangan TNI (AD, AL, AU), bertempat di Aula Gatot Subroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Rabu (3/2/2016).
Satgas Pamtas RI-PNG dan Masyarakat Gotong Royong Pindahkan Pos Kamling
Ditulis Oleh Lintas Prajurit pada Selasa, 02 Februari 2016 | 07.00.00
Lintas Prajurit-Skouw Sae (1/2)-Keamanan dan ketertiban dalam kehidupan bermasyarakat merupakan modal dasar
dalam pembangunan. Sehingga mutlak menjadi tanggung jawab kita bersama, ini
semua tidak dapat dilaksanakan oleh aparat keamanan baik TNI maupun POLRI
tanpa adanya dukungan dari semua elemen yang ada di masyarakat sehingga perlu
adanya koordinasi yang baik.
Ini diterapkan oleh
warga transad di kampung Skouw Sae yang bekerja sama dengan anggota pos Ramil
Muara Tami Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 411/Pandawa Kostrad yang
menggalakkan kembali giat siskamling diwilayah tersebut hal ini sangat penting
demi tetap terjaminnya keamanan dan ketertiban di masyarakat sehingga tatanan
kehidupan dapat berjalan, tampak didalam gambar beberapa personil dari pos
Ramil Muara Tami bersama masyarakat bergotong royong bahu membahu untuk
mengangkat dan memindahkan prasarana atau fasilitas utama/pokok yaitu pos
kamling yang dipindahkan ke tempat yang strategis sehingga memudahkan untuk
sebagai alat kontrol dan komando pengendalian apabila terjadi hal-hal yang
bersifat emergency di wilayah tersebut.
Panglima TNI Terima 175 Prajurit TNI Konga XX-L dari Kongo
(Lintas Prajurit). Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menerima kedatangan 175 prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda (Konga) XX-L/Monusco (Mission de I’Organisation de republic des Nation Unies Pour la Stabilisation en Republique du Congo) dari Republik Demokratik Kongo dalam suatu upacara militer, bertempat di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (1/2/2016).
Satuan Tugas yang berasal dari Batalyon Zeni Tempur 10/2 Kostrad tersebut di pimpin Letkol Czi Santy Karsa Tarigan, S.E., baru saja selesai melaksanakan misi penjaga perdamaian dunia selama satu tahun di Kongo. Konga XX-L/Monusco yang berjumlah 175 personel, terdiri dari 151 TNI AD, 19 TNI AL dan 5 TNI AU.
Satuan Tugas yang berasal dari Batalyon Zeni Tempur 10/2 Kostrad tersebut di pimpin Letkol Czi Santy Karsa Tarigan, S.E., baru saja selesai melaksanakan misi penjaga perdamaian dunia selama satu tahun di Kongo. Konga XX-L/Monusco yang berjumlah 175 personel, terdiri dari 151 TNI AD, 19 TNI AL dan 5 TNI AU.
Panglima TNI Pimpin Sertijab Komandan Sesko TNI
(Lintas Prajurit). Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memimpin acara serah terima jabatan (Sertijab) Komandan Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI dari Letjen TNI Sonny Widjaya yang akan memasuki masa pensiun kepada Letjen TNI Agus Soetomo, S.E., yang sebelumnya menjabat sebagai Komandan Kodiklat TNI AD, dalam upacara militer bertempat di Gedung Gatot Soebroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (01/02/2016).
Panglima TNI dalam sambutannya berharap agar lebih meningkatkan serta mengembangkan terus hasil-hasil yang telah dicapai sebelumnya, guna optimalisasi kinerja dalam menyiapkan dan mendidik kader-kader pimpinan TNI yang handal, hebat, militan, profesional dan pemberani dalam tugas-tugas militer, serta memiliki kualitas dan integritas diri yang tak lagi diragukan oleh siapapun karena tantangan tugas kedepan tidak semakin ringan.
Panglima TNI dalam sambutannya berharap agar lebih meningkatkan serta mengembangkan terus hasil-hasil yang telah dicapai sebelumnya, guna optimalisasi kinerja dalam menyiapkan dan mendidik kader-kader pimpinan TNI yang handal, hebat, militan, profesional dan pemberani dalam tugas-tugas militer, serta memiliki kualitas dan integritas diri yang tak lagi diragukan oleh siapapun karena tantangan tugas kedepan tidak semakin ringan.






