![]() |
| Dandim 1707/Merauke Memberikan Imunisasi kepada Anak-anak Peserta PIN Polio di Kab. Merauke |
Dalam sambutannya, Bupati Frederikus Gebse menyampaikan bahwa Indonesia telah dinyatakan bebas polio bersama dengan negara anggota WHO di South East Asia Region (SEAR) pada bulan Maret 2014 lalu. "Untuk mempertahankan keberhasilan tersebut dan sebagai bagian melaksanakan komitmen mewujudkan Dunia bebas polio Indonesia perlu memperkuat pelaksanaan program imunisasi rutin Polio dan kegiatan imunisasi tambahan yaitu Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio", ujarnya.
Bupati menambahkan, bahwa penyakit Polio merupakan penyakit susunan saraf pusat yang disebabkan oleh virus polio yang menyerang anak di bawah 15 tahun dalam reaksi virus tersebut menyebabkan lumpuh layu akut, penyebaran virus polio melalui kotoran manusia (tinja) yang terkontaminasi kelumpuhan dimulai dengan gejala demam, nyeri otot dan kelumpuhan pada minggu pertama yang tidak dtangani segera.
"Berdasarkan analisa para ahli didapati data yang menunjukan cakupan imunisasi polio dosis Kabupaten/Kota, dengan demikian para ahli merekomendasikan agar dilaksanakan PIN polia. Target Indonesia kedepan dengan cakupan untuk penguatan imunisasi polio > 95% anak usia 0-95 bulan", jelasnya
Sementara itu, Dandim 1707/Merauke Letkol Inf I Made Alit Yudana mengapresiasi pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio Tahun 2016 di Kab. Merauke ini dengan turut serta memberikan imunisasi kepada anak-anak peserta PIN Polio. Dandim yang hadir bersama istri, menegaskan komitmennya untuk mendukung setiap program yang dicanangkan pemerintah dalam upaya mensejahterakan masyarakat
Acara ini dihadiri juga oleh Sekda Merauke Daniel Pauta, Wakapolres Merauke Kompol Muksin,
Danramil 1707-05/Merauke Kapten Inf Artiono dan anak-anak peserta polio
yang didampingi oleh orang tuanya.


0 komentar: