Danramil Koramil 08/Tragah Kodim 0829/Bangkalan Kapten Kav Handre Tjahjo bersama dua orang Bintara Pembina Desa (Babinsa) Serka Sutrisno dan Serda Bekti menghadiri kegiatan temu lapang bertempat di Desa Pamorah, Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan, Senin (15/02).
Acara temu lapang tersebut diadakan di Balai RW dengan Usaha poktani Harapan Jaya di Desa Pamorah Kecamatan Tragah. Kegiatan ini bertepatan dengan masa pemupukan padi ini dihadiri oleh seluruh Kelompok Tani (Gapoktan) di wilayah setempat.
Danramil Koramil 08/Tragah mengatakan bahwa temu lapang ini membahas berbagai upaya khusus untuk meningkatkan produktivitas pertanian dalam rangka menunjang program Kementerian Pertanian yang ditujukan untuk pencapaian swasembada beras dan peningkatan ketahanan pangan nasional serta kesejahteraan petani.
Acara temu lapang tersebut diadakan di Balai RW dengan Usaha poktani Harapan Jaya di Desa Pamorah Kecamatan Tragah. Kegiatan ini bertepatan dengan masa pemupukan padi ini dihadiri oleh seluruh Kelompok Tani (Gapoktan) di wilayah setempat.
Danramil Koramil 08/Tragah mengatakan bahwa temu lapang ini membahas berbagai upaya khusus untuk meningkatkan produktivitas pertanian dalam rangka menunjang program Kementerian Pertanian yang ditujukan untuk pencapaian swasembada beras dan peningkatan ketahanan pangan nasional serta kesejahteraan petani.
Bahkan pihaknya memerintah para Babinsa dan jajarannya untuk turun langsung ke lapangan, membantu memberikan pengarahan tentang tata cara pemupukan yang baik dan benar agar lebih produktif.
"Kegiatan ini merupakan salah satu metode diseminasi inovasi teknologi pertanian, khususnya komoditas padi sawah", tegas Kapten Kav Handre Tjahjo. menyatakan bahwa kegiatan ini dilakukan
"Kegiatan ini merupakan salah satu metode diseminasi inovasi teknologi pertanian, khususnya komoditas padi sawah", tegas Kapten Kav Handre Tjahjo. menyatakan bahwa kegiatan ini dilakukan
Lebih lanjut Kapten Kav Handre Tjahjo menjelaskan bahwa dengan pemupukan yang berimbang padi di sawah dapat menghasilkan kualitas produksi yang tinggi. Selain itu, dengan inovasi teknologi sistem tanam jajar legowo dengan barisan rumpun tanaman lebih banyak berada pada bagian pinggir sawah.
Tanaman bagian pinggir ini biasanya memberikan hasil lebih tinggi karena penyerapan nutrisi oleh akar menjadi lebih sempurna sehingga mempengaruhi pertumbuhan dan produksi padi.
Tanaman bagian pinggir ini biasanya memberikan hasil lebih tinggi karena penyerapan nutrisi oleh akar menjadi lebih sempurna sehingga mempengaruhi pertumbuhan dan produksi padi.
”Bila padi dipupuk dengan benar, selain hasil memuaskan dapat menekan biaya pemupukan hingga 15% dari biasanya yang dikeluarkan petani sawah”, tambahnya. (Pendam V/Brw)


0 komentar: